Posted on 14 Comments

3 Destinasi Museum Date Di Jogja Biar Kencanmu Nggak Ke Situ Situ Aja

3 Destinasi Museum Date Di Jogja Biar Kencanmu Nggak Ke Situ Situ Aja

3 Destinasi Museum Date Di Jogja Biar Kencanmu Nggak Ke Situ Situ AJa

Museum Monumen Yogya Kembali. Ini adalah museum pertama yang saya kunjungi bersama bapak saat saya masih kecil. Menurut saya, ia adalah museum yang gede banget, mulai dari lahannya hingga bangunan museumnya. Museum ini menyimpan berbagai peninggalan sejarah yang berkaitan dengan perjuangan kemerdekaan di Yogyakarta, lebih tepatnya saat merebut kembali Yogyakarta dari tangan penjajah.

Tags :
Berita
Share This :
Posted on Leave a comment

Izin Jenderal Gatot! Diorama-Patung Soeharto di Monjali Yogya Masih Utuh

Izin Jenderal Gatot! Diorama-Patung Soeharto di Monjali Yogya Masih Utuh

Izin Jenderal Gatot! Diorama Patung Soeharto di Monjali Yogya Masih Utuh

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menyoroti diorama Soeharto di Makostrad yang dihilangkan bahkan dia menyebut patung Soeharto sudah musnah. Ayo berkunjung ke Monumen Jogja Kembali (Monjali) di Ngaglik, Sleman. Diorama Soeharto di Monjali ini masih utuh tuh!
Patung-patung Soeharto itu ada dalam diorama yang menjadi koleksi Monjali. Namun, patung Soeharto tidak berdiri sendiri, melainkan bersama tokoh lain. Sebab, setiap diorama menceritakan sebuah peristiwa.

Tags :
Berita
Share This :
Posted on Leave a comment

Barahmus Gandeng ASITA Membangun Sinergi Meningkatkan Pariwisata DIY

Barahmus Gandeng ASITA Membangun Sinergi Meningkatkan Pariwisata DIY

Barahmus Gandeng ASITA Membangun Sinergi Meningkatkan Pariwisata DIY

Dalam rangka merayakan Ulang Tahun ke-50, Barahmus (Badan Musyawarah Musea) DIY menyelenggarakan Table Talk dengan Tema “Inovasi dan Sinergi Museum Dalam Mendorong Bangkitnya Industri Pariwisata” dengan menggandeng Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) DIY untuk menggalang kolaborasi ke depan.

Acara yang digelar selama 2 hari, 22-23 September 2021 ini menghadirkan Ketua Panitia 50th Baramus DIY GKR Bendara, Ketua Umum Barahmus DIY Ki Bambang Widodo, Ketua ASITA DIY Hery Setyawan dan Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo. Dalam waktu dekat acara tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan MoU Barahmus DIY dan ASITA DIY untuk mempromosikan museum-museum DIY sebagai destinasi wisata yang menyenangan dan mencerdaskan.

Tags :
Berita
Share This :
Posted on Leave a comment

5 Tempat Wisata Museum di Jogja, Wajib Dikunjungi untuk Mengenang Pahlawan

5 Tempat Wisata Museum di Jogja, Wajib Dikunjungi untuk Mengenang Pahlawan

5 Tempat Wisata Museum di Jogja, Wajib Dikunjungi untuk Mengenang Pahlawan

Monumen jogja kembali atau biasa disingkat Monjali.

Merupakan salah satu museum sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia yanb ada di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jl. Ring Road Utara, Jongkang, Sariharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa YogyakartaMonjali terdiri dari 3 lantai yang berisi sejarah kemerdekaan.

Tags :
Berita
Share This :
Posted on Leave a comment

Tunggu Barcode Peduli Lindungi Museum Monjali Pastikan CHSE Sudah Lengkap

Selamat datang

Tunggu Barcode Peduli Lindungi Museum Monjali Pastikan CHSE Sudah Lengkap

Tunggu Barcode Peduli Lindungi, Museum Monjali Pastikan CHSE Sudah Lengkap

Museum Monumen Jogja Kembali atau Monjali yang berada di Dusun Jongkang, Sariharjo, Ngaglik, Sleman terus mempersiapkan diri untuk menyambut kembali para pengunjung. Pengelola sendiri menyatakan siap untuk melakukan uji coba pembukaan jika memang sudah diberikan izin oleh pemerintah.

Manager Operasional Monjali Nanang Dwi Narto mengatakan selama pandemi yang sudah berlangsung sejak satu tahun lebih Monjali sudah beberapa kali buka tutup operasional. Selama itu pula karyawan juga tetap masuk untuk mempersiapkan segala sarana prasarana protokol kesehatan yang diperlukan.

Tags :
Berita
Share This :
Posted on Leave a comment

MONUMEN JOGJA KEMBALI (MONJALI) Jejak Peristiwa Enam Jam di Yogyakarta

MONUMEN JOGJA KEMBALI (MONJALI) Jejak Peristiwa Enam Jam di Yogyakarta

MONUMEN JOGJA KEMBALI (MONJALI) Jejak Peristiwa Enam Jam di Yogyakarta

Bunyi sirene tanda istirahat dibunyikan dari pos pertahanan Belanda. Di bawah komando Letkol Soeharto, Komandan Brigade 10 daerah Wehrkreise III, mulai menggempur pertahanan Belanda setelah mendapat persetujuan dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX selaku penggagas serangan. Pasukan Belanda yang satu bulan semenjak Agresi Militer Belanda II bulan Desember 1948 disebar pada pos-pos kecil, terpencar dan melemah. Selama enam jam Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menduduki Kota Yogyakarta, setelah memaksa mundur pasukan Belanda. Tepat pukul 12.00 siang, sesuai dengan rencana, semua pasukan TNI menarik diri dari pusat kota ketika bantuan Belanda datang. Sebuah kekalahan telak bagi pihak Belanda.

Tags :
Berita
Share This :